Senin, 09 Oktober 2017

Pendeteksi Bakat untuk Anak Lewat Sidik Jari



                Ketika masih kecil, tentu kita sering berandai tentang akan menjadi apa kita kelak. Tidak jarang juga pertanyaan “kamu cita-citanya mau jadi apa?”, dilontarkan orang-orang tua kepada anak kecil. Anak kecil yang belum memiliki pengalaman pun pasti rata-rata akan menjawab dengan jawaban monoton seperti ingin menjadi dokter, polisi, ataupun penyanyi. Mereka yang menjawab dengan jawaban itu pun belum tentu memiliki keahlian di bidang tersebut. Bahkan, tidak sedikit orang tua yang mendorong anaknya untuk menjadi seperti apa yang orang tuanya inginkan. Sekalipun anak itu tidak memiliki minat atau bakat ke bidang yang ditekuninya. Memang, jaman sekarang sekolah-sekolah mulai memfasilitasi ekstrakulikuler (ekskul) yang baeragam untuk diikuti anak didiknya. Namun apakah untuk mengetahui bakat dan minat, anak-anak harus mengikutin satu per satu ekskul yang tersedia. Tentu itu akan sangat menguras waktu dan tenaga anak, anak bisa jadi jenuh karena banayaknya aktifitas yang harus dijalani terus menerus.
                Kebingungan para orang tua untuk mengetahui bakat sang anak kini sudah teratasi. Dijaman yang serba canggih ini sudah ada alat pendeteksi bakat lewat sidik jari. Sidik jari adalah sesuatu yang unik, setiap manusia di dunia memiliki sidik jari yang berbeda beda. Potensi dan bakat terpendam anak kini bisa dideteksi hanya melalui pemindaian sidik jari. Teknik itu bisa membaca kelebihan dan kekurangan anak serta solusinya dengan tingkat akurasi 95 persen. Setiap anak memiliki keunikan, bakat, dan kelebihan masing-masing sejak dilahirkan ke dunia. Kebanyakan orang tua tentu saja ingin mengetahui potensi bawaan dan bakat terpendam anaknya agar mereka bisa menentukan metode pendidikan yang sesuai bagi sang anak.
                Menurut Jason Teo, Chief Operating Officer (COO) Brain Child Leaming(BCL),teknologj dmnaro-glyphics (teknologi memindai 10 jari manusia) dapat dipakai untuk membuktikan seberapa besar kapasitas yang dimiliki anak sejak lahir, mengetahui potensi bawaan, serta bakat terpendam anak. Teknologi tersebut, lanjut Jason, mulanya dikembangkan di Harvard University, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS).
                Selanjutnya BCL mengembangkan teknologi dermatoglyphics selama 15 tahun untuk disesuaikan dengan kebutuhan tes bagi anak-anak di Asia. Dilihat dari cara kerjanya, teknologi yang berupa perangkat lunak itu menghitung jumlah garis dalam sidik jari manusia. Setelah itu, software akan mengukur derajat antara pertemuan garis dan pusat pada motif garis di jari. Seusai pengukuran, perangkat lunak tersebut akan menganalisis karakter seseorang berdasarkan jenis sidik jari. Secara umum, jenis sidik jari manusia ada empat macam, yaitu whorl (W), ulnar loop (U), radial loop (R), dan arch (A). Orang dengan jenis sidik jari whorl biasanya memiliki karakter independen, kompetitif, keras kepala, dan proaktif. Karakter orang yang memiliki jenis sidik jari ulnar loop biasanya emosional, memiliki kemampuan adaptasi yang cepat, serta mudah berinteraksi. Orang yang memiliki jenis sidik jari radial loop biasanya cenderung egois dan memiliki pemikiran terbalik. Adapun karakter orang yang memiliki jenis sidik jari arch cenderung praktis, realistis, efisien, tetapi konservatif.
Berikut merupakan gambaran akan seperti apa hasil tes yang akan keluar:



                Memang, hal-hal seperti ini tidak bisa dijadikan tujuan yang pasti untuk pencarian bakat anak. Namun, tidak ada salahnya mencoba, para orang tua tetap akan terbantu untuk memilihkan ekskul bagi sang anak. Dalam hal ini pun peran orang tua tidak kalah penting untuk terus membantu mengarahkan bakat sang anak.





Daftar Pustaka

Senin, 19 Juni 2017

Pengertian SDLC beserta Tahapannya


          Pengertian SDLC

                SDLC (Systems Development Life Cycle)  atau  Systems Life Cycle (Siklus Hidup Sistem) adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: rencana(planning),analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance).

                Tahapan pada SDLC


                Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat lima langkah. Jumlah langkah SDLC pada referensi lain mungkin berbeda, namun secara umum adalah sama. Langkah tersebut adalah:
A.      Perencanaan Sistem (Systems Planning)
Lebih menekankan pada aspek studi kelayakan pengembangan sistem (feasibility study). Aktivitas-aktivitas yang ada meliputi :
• Pembentukan dan konsolidasi tim pengembang.
• Mendefinisikan tujuan dan ruang lingkup pengembangan.
• Mengidentifikasi apakah masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan melalui pengembangan sistem.
• Menentukan dan evaluasi strategi yang akan digunakan dalam pengembangan sistem.
• Penentuan prioritas teknologi dan pemilihan aplikasi.
B.       Analisis Sistem (Systems Analysis)
Analisa sistem adalah tahap di mana dilakukan beberapa aktivitas berikut:
• Melakukan studi literatur untuk menemukan suatu kasus yang bisa ditangani oleh sistem.
• Brainstorming dalam tim pengembang mengenai kasus mana yang paling tepat dimodelkan dengan sistem.
• Mengklasifikasikan masalah, peluang, dan solusi yang mungkin diterapkan untuk kasus tersebut.
• Analisa kebutuhan pada sistem dan membuat batasan sistem.
• Mendefinisikan kebutuhan sistem.
C.      Perancangan Sistem (Systems Design)
Pada tahap ini, features dan operasi-operasi pada sistem dideskripsikan secara detail. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah:
• Menganalisa interaksi obyek dan fungsi pada sistem.
• Menganalisa data dan membuat skema database.
• Merancang user interface.
D.      Implementasi Sistem (Systems Implementation)
Tahap berikutnya adalah implementasi yaitu mengimplementasikan rancangan dari tahap-tahap sebelumnya dan melakukan uji coba.
Dalam implementasi, dilakukan aktivitas-aktivitas sebagai berikut:
• Pembuatan database sesuai skema rancangan.
• Pembuatan aplikasi berdasarkan desain sistem.
• Pengujian dan perbaikan aplikasi (debugging).
E.       Pemeliharaan Sistem (Systems Maintenance)
Dilakukan oleh admin yang ditunjuk untuk menjaga sistem tetap mampu beroperasi secara benar melalui kemampuan sistem dalam mengadaptasikan diri sesuai dengan kebutuhan.
                Setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang, kadang-kadang bersama expert user, terutama dalam langkah spesifikasi kebutuhan dan perancangan sistem untuk memastikan bahwa langkah telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan. Jika tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali ke langkah sebelumnya.
                Kaji ulang yang dimaksud adalah pengujian yang sifatnya quality control, sedangkan pengujian di langkah kelima bersifat quality assurance. Quality control dilakukan oleh personal internal tim untuk membangun kualitas, sedangkan quality assurance dilakukan oleh orang di luar tim untuk menguji kualitas sistem. Semua langkah dalam siklus harus terdokumentasi. Dokumentasi yang baik akan mempermudah pemeliharaan dan peningkatan fungsi sistem.
Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai SDLC, kurang lebih mohon maaf.






Sumber:


Pengertian, Manfaat Perlindungan terhadap Aspek-aspek pada Information Security Management System (ISMS)

                


                Apa pengertian ISMS?
          Information Security Management System (ISMS), yang di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) adalah sebuah rencana manajemen yang menspesifikasikan kebutuhan-kebutuhan untuk implementasi kontrol keamanan informasi baik untuk mengukur, menganalisa, mengendalikan serta mengetahui kebutuhan organisasi akan keamanan data. ISMS didesain untuk melindungi asset informasi dari seluruh gangguan keamanan. Oleh karena itu perlu kiranya bagi organisasi untuk menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001 : 2005.
                Standar ISO/IEC 27001:2005 adalah sebuah proses dari mengaplikasikan kontrol manajemen keamanan di dalam sebuah organisasi untuk mendapatkan servis keamanan dalam rangka meminimalisir resiko asset dan memastikan keberlangsungan bisnis. Servis keamanan yang utama yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:





a.       Information Confidentiality  (Kerahasiaan Informasi)
                Aspek yang mengusahakan untuk menjaga informasi dari orang-orang yang tidak berhak mengakses, biasanya berhubungan dengan data yang diberikan pihak lain untuk kepentingan tertentu. Contoh yang berhubungan dengan Privacy adalah e-mail seorang pemakai user tidak boleh dibaca oleh seorang administrator.Contoh Confidential Information adalah data-data yang sifatnya pribadi,dan pelanggan dari Internet Service Provider.
b.       Information Integrity (Integritas Informasi)
                Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seiiziin pemilik informasi. Adanya virus Trojan Horse atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa seiizin merupakan contoh yang harus dihadapi.
c.       Services Availibility (Ketersediaan servis)
                Ketersediaan hubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses informasi.

Apa saja Manfaat dari ISMS?

1.       ISO 27001 menuntut Anda untuk terus meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan Anda. Hal ini membuat Anda dapat lebih menentukan jumlah keamanan yang tepat dibutuhkan di perusahaan anda. Sumber daya yang dihabiskan dalam jumlah yang tepat.
2.        Memberikan keyakinan dan jaminan kepada klien ataupun mitra dagang, bahwa perusahaan yang dikelola mempunyai manajemen keamanan informasi yang baik sesuai standar internasional. Selain itu, ISO 27001 dapat digunakan pula untuk mempromosikan perusahaan.
3.        Memastikan bahwa organisasi Anda memiliki kontrol terkait keamanan informasi terhadap lingkungan bisnis, pada prosesnya yang mungkin akan menimbulkan resiko atau gangguan.
4.        Operasional organisasi atau perusahaan akan berjalan baik karena tugas dan tanggung jawab serta proses bisnis terdefinisi dengan jelas.
5.       Membantu organisasi dalam menjalankan perubahan-perubahan baik yang berkesinambungan dalam pengelolaan keamanan informasi.











Sumber:

Sabtu, 13 Mei 2017

Blokir Akun dari Ojek Online





PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

                Dalam kehidupan di zaman sekarang yang sudah berbasis online, semua sudah di mudahkan dengan adanya jasa transportasi online. Baik itu dari kendaraan roda 2 hingga kendaraan roda 4, sampai banyak masyarakat yang menjadikannya sebagai mata pencarian sampingan untuk menambah pemasukan agar bisa hidup lebih layak di kerasnya ekonomi ibu kota.

            Transportasi Online sendiri mempunyai definisi suatu transportasi (kendaraan) berbasis aplikasi yang digunakan di sebuah smartphone, dan driver diwajibkan untuk bisa mengoperasikan aplikasi tersebut di smartphonenya. Di dalam aplikasi tersebut akan diketahui secara detail tentang jarak, lama pemesanan, harga, nama driver, serta perusahaan pengelolanya.

            Kemanan bagi penumpang sudah termasuk terjamin karena seluruh identitas driver sudah diketahui secara pasti, sebab perusahaan pengelola telah melakukan proses verifikasi terlebih dahulu sebelum melakukan kerjasama kemitraan.

            Berikut hal-hal yang dapat diketahui oleh pelanggan saat order jasa transportasi online :
1. Identitas Pelanggan
2. Mudah menemukan tukang ojek
3. Tidak perlu tawar menawar
4. Bisa menemukan pengendara yang tahu lokasi tujuan
5. Mengetahui harga secara pasti sebelum berangkat.
6. Foto pengendara

            Sebaliknya jika dari pihak pengendara atau driver, sudah tidak perlu menawarkan kepada pelanggan lagi dengan jasanya cukup mengambil order yang sudah ada jika ada pelanggan yang membutuhkannya.

2. Tujuan Studi Kasus
            Pembahasan studi kasus ini dilaksanakan agar banyak pengguna yang menggunakan jasa transportasi online tidak sampai melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh masing-masing perusahaan pengelola transportasi online.

            Dari wujud studi kasus ini sama sekali tidak bermaksud untuk menjelekkan ataupun yang membuat pihak pengelola transportasi online merasa disalahkan dari sebuah pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan.

ISI LAPORAN

1. Identitas Kasus

            Langkah ini dimaksudkan untuk mengenal kasus beserta gejala-gejala yang terjadi. Dalam kasus ini penulis sudah mengumpulkan beberapa perkiraan yang mengakibatkan terjadinya kasus ini.

1.1 Pengumpulan Data

1. Nama Jasa Transportasi Online    : Ojek Online "G"
2. Tempat                                        : Jakarta
3. Tanggal Kejadian                         : 10 April 2017
4. Pengaduan                                  : Customer Service

2. Hasil Kejadian

            Dalam jasa transportasi online ada beberapa peraturan yang memang tidak boleh sampai dilanggar karena sanksi dari tiap aturannya berbeda-beda.

            Untuk kasus saat ini terjadi karena beberapa faktor tentang adanya aktifitas mencurigakan yang diperkirakan oleh pengelola transportasi online tersebut. Untuk studi kasus ini akun yang telah dibuat dianggap melanggar karena aktivitas mencurigakan, bahkan akun tersebut sampai dibekukan atau biasa disebut dengan suspend. Dari gambar yang ada diberitahukan akses untuk aplikasi dihentikan berarti tidak boleh digunakan lagi dari data yang telah di daftarkan baik itu email dan nomor hp.




            Di dalam sebuah notifikasi juga di cantumkan sebuah link agar pengguna ingin mengajukan naik banding jika tidak melakukan aktivitas mencurigakan tersebut.

            Tapi dalam kasus ini teman saya yang telah mengalami kejadian tersebut sebanyak 3x dalam melakukan naik banding tentang akun yang telah di bekukan tapi tidak diterima mungkin terkait hal-hal lain yang hanya pihak pengelola yang mengetahui.

            Jika kalian yang mengalami hal serupa dan ingin melakukan naik banding hanya tinggal klik link formulir tersebut. Untuk tampilan dimana kalian akan mengajukan naik banding bisa melihat dibawah ini :






            Dari gambar yang sudah ada bisa dilihat disitu sudah ada kebijakan-kebijakan yang mengharus pengguna untuk naik banding jika merasa keberatan dengan pembekuan akun. Untuk kolom yang disediakan dibutuhkan Nama, Nomor Telepon, Alamat E-mail yang pernah di daftar kan untuk akun yang telah dibekukan.

            Setelah kolom identitas untuk pengguna ada catatan dari pengelola tujuan dari adanya naik banding. dsitu tertulis :

Tujuan Naik Banding dibuat*
Silahkan Jelaskan, alasan pengaktifan ulang Aplikasi G***Taxi, silahkan tambahan rincian pemesanan, nomor telepon dan yang lainnya, yang akan memberi penjelasan lebih lanjut terhadap permohonan anda.
Mungkin jika diterima oleh pihak pengelolanya akan langsung diberitahukan melalui e-mail yang sudah di masukan di kolom naik banding.

            Dari kejadian masalah yang sudah berlangsung hampir 70% jarang bisa naik banding dan diharuskan melewati kepada customer service yang sudah tertera dibawah web pengelolanya tersebut. Dari pihak customer service juga bisa di informasikan jika pembekuan tidak hanya dari akun tetapi langsung dari data handphone yang berakibat jika ingin melakukan pembuatan ulang tidak akan bisa.

            Ada juga yang menginformasikan dari driver bahwa jika pengguna terkena pembekuan akun langsung terkena dari IMEI nomor telepon yang digunakan jadi harus menggunakan nomor telepon dan juga e-mail baru saat ingin pembuatan ulang.

            Hal itu sudah dilakukan tetapi hal ini tidak bisa dilakukan dan informasi yang diberikan dari customer service menggunakan device (perangkat) lain yang belom pernah ter-install aplikasi tersebut.

Penutup

Kesimpulan

            Dari kasus diatas disimpulkan bahwa ketatnya keamanan pada sistem aplikasi memanglah sangat penting, namun jika berdampak pada kenyamanan user. Diperketatnya keamanan ini mungkin dampak dari banyak oknum-oknum yang mencari keuntungan dengan mudah. Peningkatan keamanan di aplikasi ojek online ini juga harus diimbangi dengan pelayanan bagi para penggunanya, agar jika terjadi keluhan dapat ditangani dengan mudah agar pengguna tidak kecewa. Pengguna yang sudah kecewa, bisa saja melayangkan ungkapan kekecewaannya di media social dan akan berimbas pada perusahaan ojek online tersebut

Saran & Kritik

            Penulis memiliki beberapa kritik dan saran untuk beberapa masalah ini. Berikut ini adalah kritik dan saran dari saya:

            Seharusnya pemblokiran tidak perlu hingga merujuk pada gadget yang bersangkutan karena akan sangat merpotkan sekali. Atau jika memang pemblokiran nomor telepon dan email saja kurang efektif, pemblokiran gadget dapat dilakukan dengan makin ditingkatnya layanan bagi pengguna aplikasi tersebut.






Referensi studi kasus: Blog Rahardyan

Sabtu, 22 April 2017

Total Quality Management dan Six Sigma

TOTAL QUALITY MANAGEMENT

                Total Quality Management adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat.

·         Kelebihan Total Quality Management
                TQM Mempunya kelebihan diantaranya yaitu : Memenuhi kepuasan pelanggan, pengurangan biaya, meningkatkan produktivitas, meningkatkan pertumbuhan pangsa pasar,efisiensi waktu, meningkatkan keterampilan manajerial dan operasional secara efektif dan efisien, serta untuk pemberdayaan karyawan.
·        
      Kekurangan Total Quality Management
                Disamping mempunyai kelebihan, TQM mempunyai kekurangan yairu diantaranya kurangnya pemantauan atas cacat produksi, kualitas sering di kesampingkan dan menjadi masalah yang sering dihadapi.

SIX SIGMA

                Six sigma adalah metode untuk mengupayakan pemangkasan waktu pembuatan produk, menghilangkan cacat produk, dan menghilangkan biaya agar berkesinambungan terus-menerus. Six sigma merupakan pengembangan dari Total Quality Management.
·         
      Kelebihan Six Sigma
                Six Sigma sebagai program kualitas juga sebagai tool untuk pemecahan masalah. Six sigma menekankan aplikasi tool ini secara metodis dan sistematis yang akan dapat menghasilkan terobosan dalam peningkatan kualitas. Metodologi yang sistematis ini bersifat generik sehingga dapat diterapkan baik dalam industri manufaktur maupun jasa.
·        
      Kekurangan Six Sigma
-Dalam perencanaannya perlu waktu yang cukup.
-Perlunya ketekunan dalam menjalankan strategi ini karena demi mendapatkan suatu produk yang baik harus dilakukan pemantauan secara teratur.
-Perlu orang-orang yang memang terlatih dan memiliki pengetahuan tinggi karena tuntutan untuk terus mengurangi produk cacat.

Perbedaan Time Quality Management dengan Six Sigma
                TQM (Time Quality Management) hanya memberikan petunjuk secara umum (sesuai dengan istilah manajemen yang ada dalam TQM). Sayangnya TQM biasanya hanya digunakan untuk menjaga sebuah kualitas, apabila digunakan untuk melakukan peningkatan kualitas, tentunya hal ini cukup sulit. Beberapa penyebab TQM sulit untuk meningkatkan kualitas, yakni :
      1.       Terlalu fokus pada kualitas dan tidak memperhatikan isu bisnis kritis lainnya.
      2.       Implementasi Total Quality Control menciptakan pemahaman bahwa masalah kualitas adalah masalahnya departemen Quality Control, padahal masalah kualitas biasanya berasal dari ketidakmampuan departemen lain dalam perusahaan yg sama.
      3.       Penekanan umumnya pada standar minimum kualitas produk, bukan pada bagaimana meningkatkan kinerja produk.

Namun dalam six sigma semua itu dapat diatasi caranya adalah:
      1.       Menggunakan isu biaya, cycle time dan isu bisnis lainnya sebagai bagian yg harus diperbaiki.
      2.       Six sigma tidak menggunakan ISO 9000 dan Malcolm Baldridge Criteria tetapi fokus pada penggunaan alat untuk mencapai hasil yg terukur.
      3.       Six sigma memadukan semua tujuan organisasi dalam satu kesatuan. Kualitas hanyalah salah satu tujuan, dan tidak berdiri sendiri atau lepas dari tujuan bisnis lainnya.
      4.       Six sigma menciptakan agen perubahan (change agent) yg bukan bekerja di Quality Department.




Daftar Pustaka


Sabtu, 18 Maret 2017

Manajemen Layanan Sistem Informasi

Pengertian manajemen layanan sistem informasi

                Sistem informasi manajamen adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manjemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis.
Manajemen layanan sistem informasi  sendiri merupakan suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi, yang berpusat secara filosofi pada perspektif konsumen layanan sistem informasi terhadap bisnis perusahaan. Manajemen layanan sistem informasi dapat membantu untuk menunjang usaha suatu perusahaan, dengan dibantu adanya pengetahuan tentang manajemen layanan tersebut. Manajemen layanan teknologi informasi umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri.
Manajemen layanan teknologi informasi sangat penting dan dibutuhkan oleh semua pihak baik itu user individual, user manajemen, unit non TI, perusahaan ataupun manajemen paling atas. Dalam hal ini, user individual adalah pegawai yang harus dilayani oleh unit TI. Oleh karena itu perusahaan harus bisa menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan pelayanan dari unit TI tersebut. Misalnya saja unit penjualan mendapatkan layanan payroll. Namun ia hanya terbatas untuk mengetahui besar payroll yang dibayarkan kepada dia saja, tanpa dia bisa mengetahui gaji ataupun fitur lain dari pegawai lain karena hal itu hanya dikuasai oleh HRD. Untuk itu, keperluan TI dipilih-pilih sesuai kebutuhannya saja. Beberapa layanan TI yang digunakan seperti penggunaan komputer, print-sharing, internet maupun software bisnis tertentu.

Manfaat manajemen layanan sistem informasi

-          Dapat mengembangkan kemampuan untuk memproses informasi dan pengetahuan
-          Dapat mengembangkan kemampuan dalam menangani suatu permasalahan-permasalahan yang kompleks, berskala besar, dan memakan banyak waktu
-          Struktur dari suatu sistem informasi lebih teratur dan terpantau karena dibangun degan               jelas
-          Jika terjadi kerusakan atau kesalahan dalam layanan sistem informasi tesebut, maka dapat segera diketahui lebih cepat, karena adanya penggunaan komputer pembangunan layanan sistem informasi
-          Membangun sumber-sumber informasi yang strategis

Peranan manajemen layanan sistem informasi

Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi terhadap lingkungan sekitarnya cukup besar karena tugasnya adalah membangun suatu struktur pelayanan sistem informasi, mengelola pelayanan yang disediakan oleh sistem informasi, serta menjaga pelayanan sistem informasi agar dapat memuaskan. Dan juga menjamin tersedianya kualitas dan kuantitas dalam memanfaatkan manajemen layanan sistem informasi.





Sumber terkait: